Halloween party ideas 2015

 KALA PENANTIAN SIMEON BERAKHIR

Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah; Mal 3:1-4; Luk 2: 22-40



Simeon boleh senang sekarang. Penantiannya berakhir. Ibarat pohon, ia sudah bisa memetik buahnya. Tapi, yang perlu dipelajari kiranya adalah kesabaran Simeon selama masa penantian yang tak bisa diprediksi ini. Apalagi, ia menanti sambil usianya bertambah tua. Bagaimana mungkin itu terjadi?

Simeon memang bukan orang yang mudah putus asa. Ibarat seorang pekerja, Simeon adalah orang yang selalu mengevaluasi hasil kerjanya. Ia kiranya bukan tipe orang yang selesai bekerja seharian lalu istirahat tanpa melihat kembali hasil kerjanya. Simeon mungkin seperti kita, pernah kecewa dan putus asa dalam hidup hariannya, tapi ia tetap bertahan menunggu sampai mimpinya menjadi nyata.

Yesus itu akan hadir di dunia dan Simeon melihatnya dalam persembahan di Bait Allah. Itulah keyakinan Simeon yang ia pegang sampai ia melihatnya sendiri. Dan, betapa senang hatinya kala penantian panjang itu menjadi nyata di hadapannya. Baginya, segala-galanya sudah selesai. Perjuangannya sudah selesai. Ia kini boleh pergi ke tempat tujuan akhir hidupnya.

Sebagai orang beriman, kita kiranya bisa belajar dari Simeon. Seperti Maria, Simeon sabar menunggu. Seperti Maria, ia mungkin tidak memahami sepenuhnya arti kata-kata Roh Kudus yang datang menampakkan diri kepadanya, tapi ia tetap bertahan sampai itu menjadi nyata. 

Kita kadang bukan tipe Simeon. Putus asa sekali, sulit sekali untuk bangun. Apalagi kalau putus asanya berkali-kali. Mari kita belajar dari Simeon yang selalu setia mendengarkan bisikan Roh Kudus dalam hatinya. 

Hari ini, tepat 40 hari setelah Natal, Yesus dipersembahkan di Bait Allah. Kita berdoa untuk para ibu yang sedang menyiapkan kelahiran. Semoga bayi yang akan hadir menjadi persembahan yang istimewa pada Tuhan. 

Post a Comment

Powered by Blogger.