Halloween party ideas 2015

Kalimat di atas sungguh berbicara pada pengalaman hari ini. Saya mencari solar di 7 SPBU. Sejak bangun pagi, saya menuju 3 SPBU. Hasilnya nihil. Saya pulang tuk sarapan.

Siang hari, pukul 10, saya pergi lagi. Tadi pagi ke arah Kaliurang. Kali ini ke arah Gejayan terus ke daerah UGM. Lalu ke Jl Monjali. Hasilnya nihil juga.

Saya sempat berpikir, ah lebih baik kembali ke rumah daripada jalan-jalan tanpa hasil. Saya kembali ke ring road utara. Di lampu merah lihat mobil pengangkut BBM. Saya menduga dia baru saja pulang isi di SPBU. Saya melaju ke Jl Kaliurang.

Di SPBU pertama, kosong. Saya terus ke SPBU kedua. Ada antrian truk. Saya ikut antri. Kemudian mengambil jalur kanan dan membuat antrian baru. Rupanya di depan saya ada 3 mobil bersolar yang ukurannya kecil. Saya mengekor. Sekitar 15 menit kemudian, saya mendapat solar.

Wah.....perjuangan tidak sia-sia. Sempat berpikir untuk kembali ke rumah tetapi masih terus berjuang mencari. Akhirnya dapat, berhasil. Perjuangannya berat. Rela antri sambil berpanasan, rela masuk jalur tak tentu, antri di lampu merah di tengah padatnya lalu lintas siang hari, dan sebagainya.

Benar kalimat di atas, carilah maka kamu akan mendapatkannya. Usaha keras pasti ada hasil. Sempat hampir kecewa, solar di mobil makin berkurang, tetapi terus berusaha. Lebih baik kurang sedikit untuk bertambah, daripada, dibiarkan tidak bertambah tanpa ada usaha.

Kalau memang solar mau naik, naikkan saja. Daripada pengguna solar sibuk mencari sana-sini. Kasihan truk dan angkutan umum yang merugi karena lamanya antrian. Kiranya, setelah naik, peredarannya kembali normal. Sungguh mencari solar itu amat rumit. Pengambil kebijakan seenaknya saja membiarkan masyarakat tidak tentu. Pemerintah terlalu ragu untuk menaikkan atau menurunkan harga solar. Tarik menarik antara isu politik dan ekonomi.

Inilah pengalaman hari ini. Berusaha, berjuang, pantang mundur, hasilnya dapat.

PA, 19/4/13
Gordi

Post a Comment

Powered by Blogger.