Perayaan Ulang Tahun bersama teman-teman di komunitas Parma |
Tahun lalu saya merayakan ulang tahun di Yogyakarta, Indonesia. Tahun ini tepatnya 2 hari yang lalu (15 Februari 2014), saya merayakannya di Parma, Italia. Tempat berubah dan usia juga berubah.
Perubahan ini juga terasa dalam
perayaannya. Kali ini amat
meriah. Maklum tempatnya berbeda. Saya tidak mau membandingkan. Saya hanya mau
berbagi cerita. Kebetulan juga pada hari yang sama ada teman lain yang berulang
tahun. Kami berdua menjadi pusat perhatian, katakanlah demikian.
Perayaan hari ini memang cukup ramai.
Ada beberapa teman dari teman saya yang datang dari luar kota, Modenna, Italia.
Saya ikut senang dengan kehadiran mereka. Ini untungnya perayaan bersama. Komunitas
pun menjadi ramai. Lebih ramai lagi karena teman-teman di komunitas memberikan
hadiah menarik untuk kami. Saya mendapat alat musik mp4 dan teman saya, Simon
dari Siera Leone, mendapat buku bacaan. Kedua hadiah ini tentu menarik.
Penyerahan hadiah saat makan siang (IL Pranzo, dalam bahasa Italia). Sebelumnya
kami berdua diarak masuk kamar makan. Lalu, disuruh menyampaikan kesan dalam
satu atau dua frase, tidak lebih. Kemudian ini yang unik, kami yang berasal
dari berbagai negara menyanyikan lagu Selamat
Ulang Tahun dalam bahasa Indonesia. Hidup Indonesia, gumamku dalam hati. Tentu
ada teksnya yang dibagikan pada semua.
Setelah itu, saya dan Simon meniup
lilin di atas kue tar (Torta) yang
ada di atas meja. Tidak sulit mematikan lilin ini. Setelahnya, kami memotong
kue itu, dan membagikannya ke semua anggota komunitas. Kue tar tanpa anggur
rasanya ada yang kurang. Itulah sebabnya, teman saya Pandri menyediakan anggur
putih. Ini budaya Italia, Torta plus Vino Biancho (Anggur Putih). Lalu?
Lalu ada lagi hal lainnya yang
menarik di hari ulang tahun kali ini. Malam harinya, saat makan malam (La Cena) ada satu keluarga yang datang
menyediakan hidangan makan malam. Keluarga ini adalah kenalannya Simon. Makanan yang dihidangkan enak sekali. Ada daging dan
pasta yang digoreng. Juga ada torta lagi. Dan kami berdua
yang memotongnya dan membagikannya pada semua. Lagi-lagi Vino Biancho sebagai temannya.
Saya senang sekali mengalami semua
ini. Dalam hati juga saya senang karena di facebook
ada lebih kurang 130-an lebih ucapan dan pesan Selamat Ulang Tahun dalam 3
bahasa, Indonesia, Inggris, dan juga Italia. Tahun lalu tidak sebanyak ini. Saya ingat hanya 90-an.
Berarti ada peningkatan. Selain facebook, ada juga yang melalui email. Dan,
saya terharu sekali mendapat ucapan selamat dari pemimpin kami di Italia baik
pemmpin komunitas maupun pemimpin untuk negara Italia. Terima kasih padre tuk ucapannya.
Saya menulis satu paragraf di facebook sebagai ungkapan cinta saya pada
mereka yang sudah memberikan per-HATI-an pada saya di hari jadi ke-28 ini. Tentunya
tak lupa perhatian dari anggota keluarga saya di Indonesia, Adik, Bapa-Mama,
juga ponakan tersayang. Dan, 3 hari sebelum hari indah ini saya mendapat hadiah
kartu telepon internasional dari seorang sahabat. Kartu yang namanya World
Master ini bisa digunakan untuk menelepon ke Indonesia. Tunggu waktu yang
tepat untuk menggunakannya. Setelah semua tugas beres, saya akan telepon.
Oh ya tak lupa saya ucapkan terima kasih pada teman-teman kelas saya (Basil,
Severin, dan Matias) di Italia juga untuk guru kami (Patricia dan Sara) yang
sudah memberikan hadiah gula-gula dan ucapan selamat ulang tahun di kelas.
Saya kutipkan di sini goresan saya di
facebook. “I am happy receive the greetings from our
superior regions in Italy, Father Rosario on my birthday. I remember the same
situation when I am in Indonesia received the greetings from our superior
Father Baravalle. And, not also from him, but also from my confreres in
Italy and USA with Father Joe Ma. I think I am not alone. Really. Thanks God,
thanks for you all, my friends and my confreres. Senang sekali mendapat ucapan,
doa, dan harapan dari teman-teman dan saudara/i saya di hari ulang tahun
kemarin. Ini hadiah (rahmat) yang mengagumkan. "Grazie a tutti, sono contento celebriamo il mio
compleanno", una frase che gli ho detto ieri quando abbiamo celebrato
festa compleanno in comunità . Grazie mile ai miei fratelli e grazie a Dio.”
Parma, 17/2/2014
Post a Comment